Sejarah Pendirian MI Al-Asyraf Pondok Modern Tazakka

Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Asyraf merupakan lembaga pendidikan dasar yang berada di bawah naungan Pondok Modern Tazakka, Bandar, Batang, Jawa Tengah. Kehadiran MI Al-Asyraf lahir dari cita-cita besar untuk menghadirkan lembaga pendidikan dasar Islam yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia, sejalan dengan nilai-nilai pendidikan yang dijunjung tinggi oleh Pondok Modern Tazakka.
Tonggak awal perjalanan MI Al-Asyraf dimulai pada bulan Juni 2015, saat Pondok Modern Tazakka mendirikan TPQ Tazakka sebagai wadah pembinaan bacaan Al-Qur’an dan pendidikan dini bagi anak-anak di sekitar lingkungan pondok. TPQ Tazakka menjadi embrio penting bagi lahirnya lembaga pendidikan formal yang kemudian berkembang menjadi madrasah ibtidaiyah.

Momentum besar terjadi pada bulan November 2015, ketika Pondok Modern Tazakka mendapat kunjungan kehormatan dari ulama besar Suriah, Syaikh Rajab Deeb. Dalam kunjungan tersebut, beliau memberikan perhatian khusus terhadap rencana pendirian lembaga pendidikan dasar di lingkungan Pondok Modern Tazakka.
Dalam pertemuan bersejarah itu, Syaikh Rajab Deeb secara langsung memberikan nama “Al-Asyraf” untuk madrasah yang akan dibangun. Nama ini memiliki makna “Yang Paling Mulia”, sebagai doa dan harapan agar madrasah mampu melahirkan generasi yang berakhlak mulia, mencintai ilmu, serta beradab kepada Allah, sesama manusia, dan seluruh ciptaan-Nya.
Selain memberikan nama, Syaikh Rajab Deeb juga melakukan peletakan batu pertama secara simbolis sebagai tanda dimulainya pembangunan Gedung Al-Asyraf. Tindakan simbolik ini menjadi penanda bahwa pendirian MI Al-Asyraf berada dalam restu dan doa dari para ulama.

Setelah melalui tahap perencanaan, pembangunan, dan penyusunan sistem pendidikan, MI Al-Asyraf akhirnya memperoleh izin resmi pendirian pada bulan Mei 2020. Dengan diperolehnya legalitas tersebut, madrasah mulai membuka pendaftaran siswa baru untuk Tahun Ajaran 2020/2021. Tahun ini menjadi babak baru dimulainya penyelenggaraan pendidikan formal di bawah nama MI Al-Asyraf Pondok Modern Tazakka.
Nama Al-Asyraf, sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Rajab Deeb, mengandung makna luhur:
• Paling mulia dalam pengetahuan
• Paling mulia dalam akhlak
• Paling mulia dalam pengabdian kepada Allah dan masyarakat
Penamaan tersebut mencerminkan visi MI Al-Asyraf untuk membentuk generasi muda yang memiliki integritas moral, kecerdasan spiritual, dan komitmen untuk memberikan kemanfaatan bagi umat.
Alhamdulillāh, pada bulan November 2024, MI Al-Asyraf kembali mencatat sejarah penting dalam perjalanan pendidikannya. Madrasah berkesempatan mengikuti rangkaian Akreditasi Sekolah oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Jawa Tengah dengan NPSN 70009725.

Dalam proses akreditasi tersebut, MI Al-Asyraf berhasil meraih Peringkat Akreditasi A, sebuah pencapaian luar biasa bagi madrasah yang masih berada dalam tahap pengembangan. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa MI Al-Asyraf terus berusaha menjaga kualitas pembelajaran, tata kelola, serta layanan pendidikan bagi masyarakat.


Prestasi ini menjadi dorongan kuat bagi MI Al-Asyraf untuk terus berkembang menjadi madrasah unggulan yang bermanfaat bagi masyarakat, serta melahirkan generasi Islam masa depan yang Qur’ani, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi untuk umat.
Hingga kini, MI Al-Asyraf terus berkembang sebagai lembaga pendidikan dasar Islam yang berkomitmen menghadirkan pembelajaran berkualitas, lingkungan yang religius, serta pembinaan karakter yang kuat. Dengan dukungan Pondok Modern Tazakka, para asatidz, wali murid, dan masyarakat, MI Al-Asyraf diharapkan menjadi madrasah yang mampu melahirkan generasi Qur’ani yang unggul dan berakhlak mulia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *